Friday, June 13, 2014

Talam Choco Pandan

Salah satu menu terbaru di dapur kami, talam choco pandan. Ini sebenarnya resep Mbak Firlia Rury. Ini dia linknya.

Percaya atau tidak, talam ini ueeenaaaakkkk saat masih hangat, karena ada potongan cokelat di tengahnya yang meleleh saat digigit. Setelah dingin tetap ueeeennnaaaaakkkk...... Terimakasih Mbak Firlia untuk resepnya.

Yang Tak Sempat Diunggah

Belakangan ada beberapa pesanan kue ultah. Alhamdulillah sudah mulai banyak yang mengenal kue-kue dari dapur kami. Malahan ada beberapa calon kastamer yang menelpon menanyakan melalui telepon setelah berkunjung ke blog ini apakah kami menyediakan kue ultah ready stock. Namun sayangnya karena selalu membuat kue sesuai pesanan, kami juga tidak memiliki toko fisik sehingga tidak ada kue ready stock.

Diantara kue-kue pesanan, berikut yang sempat terjepret.




Diantaranya ada pandan white forest yang beberapa kali menjadi pilihan base cake para pemesan kami. kue yang satu ini memang sebenarnya jenis slice cake, jadi kuenya cukup tipis (hanya sekitar 2 cm). Biasanya kue ukuran 30*30 ini dipotong ukuran 3*3cm untuk isin snack box. Tapi karena rasanya enak dan harganya cukup terjangkau, kue ini cukup banyak peminatnya untuk dijadikan base cake. 





Thursday, April 3, 2014

Menghentikan Mimpi, Mungkinkah?

Pernah bermimpi? Bisa dipastikan jawabannya adalah "Ya" bukan? Mimpi menurut Wikipedia adalah "Successions of images, ideas, emotions, and sensations that occur subconsciously in the mind during certain stages of sleep.[1] The content and purpose of dreams are not definitively understood, though they have been a topic of scientific speculation and a subject of philosophical and religious interest throughout recorded history. Atau kira-kira seperti ini "Kilasan gambaran, ide-pemikiran, emosi-perasaan dan sensasi yang muncul secara tidak disadari dalam pikiran selama waktu tertentu dalam tidur. Isi dan tujuan sebuah mimpi tidak dapat secara jelas dimengerti, meskipun sepanjang sejarah telah menjadi topik spekulasi keilmuan dan subyek dari 
filosofi dan kepercayaan. Jika ditarik kesimpulan, mimpi adalah sesuatu yang tidak nyata yang kita alami saat kita sedang tidur. Namun, jika dipahami dari terjemahan yang lebih bebas (setidaknya versi saya), mimpi adalah sesuatu yang ingin diraih oleh seseorang atau singkatnya mimpi ini adalah cita-cita. Semua orang tentunya sama, punya cita-cita atau mimpi, tak terkecuali saya. Pembedanya hanyalah apakah mimpi itu tercapai atau tidak. 

Sampai saat ini saya masih bingung sebenarnya cita-cita saya apa. Selalu berubah-ubah sesuai dengan khasanah sosial keilmuan yang saya gauli saat itu (*pletaakkk*). Waktu kecil sekitar umur 10 - 14 tahunan (akhir SD sampai awal SMP) saya puengeeenn buanget jadi jurnalis sebagaimana ayah saya. Tak terhitung banyaknya kecerobohan yang saya lakukan di jalan raya karena mengayuh sepeda sambil meliuk-liuk di antara becak, sepeda dan kendaraan-kendaraan lain sambil membayangkan bahwa diri saya adalah seorang jurnalis cantik yang penuh energi dan mampu menembus tantangan. Sekian tahun berselang ketika saya benar-benar masuk ke dunia jurnalistik dan mencicipi sedikit kelezatan tantangan di dalamnya, toh pada akhirnya saya memilih meninggalkan dunia itu juga. Suatu saat mungkin saya kembali, tapi perlu alasan yang cukup kuat untuk itu sepertinya.

Akhir SMP lagi getol ikutan drumband trus jelaslah, pengen jadi photo model dan stockmajor aliar mayorette yang mimpin drumband itu lhoo... Jalan lenggak-lenggok pake sepatu boot selutut, rok ekstra pendek dan makeup full di salon. Tapi pasti impian ini nggak terwujud dong. Meskipun badan saya cukup tinggi, tapi sadar diri aja lah kalo muka saya gak cantik dan jadi mayorette itu syaratnya harus cantik (menurut guru saya syarat jadi mayorette dan pasukan penari adalah cantik dan berkulit putih). Pernah maksa ortu buat tandatangan form persetujuan untuk ikut lomba covergirl di sebuah majalah dan membayar biaya foto di studio. Gak tanggung-tanggung saya mencoba sampai 2 kali. Jangankan jadi finalis, lha masuk semi final aja nggak jehh. Kayanya emang musti sadar kalau saya harus mengaktualisasikan potensi saya yang lain selain kecantikan. hahahahhaah....   

SMA, pengen jadi aktris karna sedang terobsesi ekskul teater. Pada kenyataannya, setelah terpilih menjadi pemeran utama dalam suatu drama, mas-mas yang ngajar teater memutuskan untuk menggantikan saya dengan seorang teman yang dianggap lebih berkompeten (dengan kata lain, akting saya mengecewakan mereka). Saya cuma dapat peran kecil sebagai seorang mantri. Guess what?? The spotlight goes to..... ya temen saya yang pemeran utama itu lah!! Hahahahahha..... Matter of fact, saya tidak kecewa karena tenyata dalam peran saya yang kecil itu, si mas pelatih saya menyatakan bahwa saya main sangat bagus di luar ekspektasinya dan menyesalkan  kenapa saya tidak sebagus itu saat masa produksi dan akhirnya terpaksa diganti. Well, mungkin si mas hanya tidak sabar saja karena saya memang orangnya lenjeh manja dan took time to go deep into the character. Again, saya juga sempat tampil baca puisi yang again menuai pujian. Pas kelas 3 SMA, saya sering 'dibawa' guru ikutan kunjungan ke sekolah lain dan baca puisi di sana. Bahkan di awal kuliah tahun 2002 sampai jadi juara 1 lomba baca puisi se Jogja gitu dueh.... Berasa jadi Dian Sastro gitchuuuu.  Pialanya lombanya ancur pas Gempa Jogja tahun 2006, sedangkan piagamnya nggak dikasih sama panitianya sampai saya lulus kuliah, piagam saya kembalikan karena gak ada tulisan Juara I nya (tuuhhh kan... saya memang lenjeh :D). Lesson learnt : I have my own spotlight though, digantikan atau tidak oleh si mas pelatih teater, saya tetap punya bakat dan 'brightness' saya sendiri.

Masih di masa kuliah, saya mulai punya mimpi-mimpi lain yang ingin saya wujudkan. Sebagian terwujud dan lebih buanyak lagi yang tidak. Saya ingin bekerja sebagai seorang diplomat yang akhirnya membawa saya naik kereta ekonomi Jogja - Jakarta untuk ikutan tes CPNS Deplu sampai tahap 2, hasilnya gak lulus *kecut*. Saya pengen jadi wanita karier yang sukses, menikah dengan pria super sukses, punya banyak kekayaan dan berpendidikan baik. Saya pengen lanjut S2 di luar negeri, memegang posisi penting di kantor. Punya anak-anak yang cerdas dan cakep-cakep. Sekarang cek pencapaian :
Karier : Saya bekerja di sebuah perusahaan asing. Karier saya sukses atau tidak?? relatif lah itu.
Menikah : Pria yang saya nikahi sangat baik, sabar dan mau memahami saya. Masih sedang dalam tahap mengusahakan kondisi super sukses yang dicita-citakan, termasuk kekayaan dan pendidikan yang baik.
Anak : Alhamdulillah atas rahmat NYA saya punya satu orang anak sekarang usianya 2 tahun yang sehat, cukup cerdas, agak galak dan lumayan cantik. Semoga dia akan menjdi anak yang mulia kehiduman dunia dan akhiratnya. Amin.
S2 di luar negeri : entahlah. Saat ini yang tersisa hanya rasa iri melihat teman-teman yang bisa sekolah di luar negeri. Usaha saya kurang kuat kali ya....

Ada rasa menyesal jika saya menengok ke belakang, ke masa lalu saya yang sya nilai sangat tidak poduktif. Sungguh benar sekali bahwa kita sekarang adalah hasil dari kita kemarin dan kita esok adalah hasil dari kita hari ini. 

Sekarang, mimpi saya tentang kehidupan adalah saya sangat ingin membahagiakan semua orang yang ada di sekitar saya, mengaktualisasikan seluruh potensi yang tersisa di diri saya. Misalnya, pengen punya coffee & pastry house, pengen punya buanyak uang untuk liburan ke luar negeri, pengen punya segalanya yang belum dimiliki sekarang. Apakah mungkin saya mampu menghentikan mimpi-mimpi saya? Mungkin saja, dan itu sangat mudah. Tapi, saya memilih untuk tidak berhenti, saya akan terus bermimpi dan berusaha mewujudkannya. What about You?? 


   

Wednesday, January 22, 2014

Hantaran Adik Ipar

September 2013 kemarin adiknya suami menikah. Dibuatlah cookies hamper dan cake most wanted dapur kami, Black Forest dengan filling blueberry and cream.

Cookies Hamper Isi Lidah Kucing, Kaastengels, Putri Salju Original dan Cornflakes Cookies

Sang Primadona Blueberry and Cream Cake


January's Birthdays

Bulan ini ada beberapa birthday person di kantor. Terimakasih banyak kepercayaannya ya Pak Widiyanto dan Mbak Arin. Keduanya memilih kue yang harum dan lembut ini untuk dibagi-bagi di kantor. Ada dua pilihan topping untuk menemani menikmatinya, keju dan white chocolate. Selai yang segar di tengahnya membuat rasa kue yang manis menjadi lebih segar dan menggigit. Pengen bikin sendiri, silakan cek resep ini.

Berikut penampakan kuenya.

Shredded White Chocolate Top untuk Pak Widi

Shredded Cheese Top milik Mbak Arin



Mbak Arin juga memesan Brownies Klasik sebagai kue potongnya. Kalau Pak Widi, selain cake pandan  juga memesan yang chocolaty, black forest dengan filling blueberry and cream menjadi pilihan beliau. Seperti ini tampilannya...

Terimakasih banyak, semoga berkenan dan memesan lagi di Dapur Naila yaaaa.....


InterMilan Cupcakes buat Dimas

Duuuh seneng buanget deh dapat orderan cupcakes set begini. Yang bingung adalah pas harus mengerjakan orderan yang satu ini, lha kok semua bahan pada kosong di TBK sampai se kerdus kerdusnya juga gak jual. Alhamdulillah buanget saya gabung dengan NCC milis tercinta yang isinya puenuh dengan para suhu baking.

Sungguh orderan ini tidak akan terwujud tanpa pertolongan Mbak Ani - Fitria Cakes dan Mbak Erika - Erriva Cakes yang dengan baik hati banget mau memberikan stok kardus, fondant dan cupcase nya demi suksesnya orderan yang satu ini. Teknik mewarnai fondant dan tips-tipsnya saya banyak dibantu oleh Mbak Erika dan konsul jarak jauh dengan Bu Mei - Djeng Kamto Cakes. Terimakasih banyak atas dukungannya ya mbak-mbak senior....

Ini cupcake set pesanan dari Jeng Erna buat soulmatenya, Mas Dimas. Konon, kue ini dieman-eman karena saking lucunya. Jadi yang punya kue gak tega mau makan. hehehehhe....


Terimakasih banyak ya kepercayaannya karena telah memilih kami untuk mewarnai momen spesialnya yaaa.... Ditunggu order berikutnya, hihihihi...



Wednesday, January 15, 2014

Happy Loka Gembira Loka

Asiiikkk, awal tahun dibuka dengan liburan seru. Kali ini Asma meng-ekplor kebun binatang Gembira Loka alias Happy Loka of Jogja. Peristiwa menyenangkan sekaligus menghebohkan. Biasa laaah, si genduk cilik ini sudah aslinya sussah dipegang, lha dapatnya zebra sama gajah dan orangutan. Jadilah dia semakin lari kesana kemari.
Si Genduk Digendong Bapaknya

Lagi disunggi tapi tangannya usil

Ini dia Bekantan asli Kalimantan.



Burung Unta ang sama sekali gak mirip unta



Terjadi tragedi deeehhh.... Pas lagi di kandang burung-burung, ibunya punya kerudung melorot, si bapak yang bebeapa saat yang lalu dititipin bawa kamera pocket, dimintain tolong sama si ibu gendongin si Asma sambil bawa balon. eeeh lhadalah, meluncur kamera daritangannya, sukses menghantam lantai basah jalan setapak di kandang burung. Habis itu, semua terpaku..... Si ibu pengen teriak-teriak di situ tapi kan gak mungkin, kecuali kalo mau langsung dikirim ke Pakem alias RSJnya Jogja. Ngiyem deh, menahan dongkol karena lcd pecah. Lebih dongkol lagi karena gak bisa narsis. Hiks....

Meski begitu, jalan-jalan tetep belangsung dooong.... Ni beberapa foto yang berhasil diambil pake kamera yang dua hari sebelumnya juga kebanting sama si Genduk pas masih di Surabaya. Kita betiga sebelum ke Jogja memang mampir Surabaya dulu, baru lanjut naik kereta api ke Jogja. Lengkaplah sudah, bahagia dan derita memang cuma beda tipis ya...

Zebraaaaa